Pertimbangan menaikkan harga BBM per dua pekan, kata Menteri Sofyan, didasarkan pada fluktuasi harga minyak dunia yang bisa terjadi sewaktu-waktu dan kemampuan PT Pertamina selaku pemasok BBM nasional.
"Untuk sementara masih 1 kali bulan Januari ini. Bulan Februari nanti kita akan review," kata Sofyan di Jakarta, Jumat (9/1).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jikalau misalkan dua kali sebulan lebih baik, kita ubah caranya. Karena supaya kalau misalnya harga turun, jangan terlalu banyak Pertamina mendapatkan uang, kalau naik jangan terlalu banyak juga beban Pertamina," katanya lagi.
"Pokoknya kita akan review. Bisa jadi kalau review itu oke mungkin pertengahan Februari. Tapi awal Februari ini akan kita umumkan harga baru," katanya. (ded/ded)