"Jumat besok akan ada pengumuman soal penetapan harga terbaru BBM. Ini dilakukan karena harga minyak dunia terus turun,” kata Sudirman di Jakarta, Rabu (14/1).
Dengan pernyataan tersebut, kemungkinan besar harga BBM yang dijual ke masyarakat akan turun dari angka saat ini di Rp 7.600 per liter untuk produk premium, dan solar di harga Rp 7.250 per liter. Ini mengingat harga minyak dunia terus anjlok dan saat ini berada di kisaran US$ 45 per barel.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Sofyan Djalil telah mengungkapkan rencana pemerintah yang akan mengubah harga BBM setiap dua minggu sekali. Pertimbangan menaikkan harga BBM per dua pekan, kata Menteri Sofyan, didasarkan pada fluktuasi harga minyak dunia yang bisa terjadi sewaktu-waktu dan kemampuan PT Pertamina (Persero) selaku pemasok BBM nasional.
"Jikalau misalkan dua kali sebulan lebih baik, kita ubah caranya. Karena supaya kalau misalnya harga turun, jangan terlalu banyak Pertamina mendapatkan uang, kalau naik jangan terlalu banyak juga beban Pertamina," katanya lagi.
Menteri Sofyan meminta masyarakat siap-siap menghadapi perubahan skema kebijakan harga BBM itu. Selain itu, Sofyan juga mengingatkan bahwa pemerintah akan mengumumkan harga baru BBM dalam waktu dekat. (gen)