"Dengan adanya ruang fiskal, nanti itu bisa diberikan untuk pupuk ke petani, belum sampai 3 tahun kita sudah bisa swasembada. Saya yakin itu," ujar Jokowi dalam sebuah seminar di Jakarta, Kamis (15/1).
Dalam program prioritas pemerintah yang tertuang dalam RPJM, Jokowi menjelaskan anggaran untuk infrastruktur tahun ini naik Rp 100 triliun, menjadi Rp 290 triliun. Salah satunya diprioritaskan untuk pembangunan waduk dan jalur irigasi ke lahan persawahan yang selama ini terabaikan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain irigasi, menurut Jokowi, pemerintah memang menargetkan pembangunan waduk sebanyak 49 waduk dalam 5 tahun ke depan sebagai sumber pengairan lahan sawah di Indonesia. Dan sebagai awalan, pemerintah berencana membangun 13 waduk tahun ini.
"Perkiraan kita 10 hingga 20 juta ton kita kelebihan stok. Nanti stoknya dipakai apa? Saya juga perintahkan Bulog untuk siapkan ke swasta, dan hilirasi," katanya.
Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro tadi malam mengatakan, APBN Perubahan 2015 menjadi anggaran pertama sejak satu dekade terakhir yang anggaran untuk infrastrukturnya lebih besar ketimbang subsidi energi.
Anggaran infrastruktur pada APBNP 2015 yang sudah diajukan ke DPR mencapai Rp 290 triliun, naik Rp 100 triliun dari APBN 2015.
(ded/ded)