KONVERSI BAHAN BAKAR
Rayu Nelayan Beralih ke Gas, Menteri ESDM Guyur Rp 718 Miliar
Elisa Valenta Sari | CNN Indonesia
Selasa, 20 Jan 2015 16:20 WIB
Jakarta, CNN Indonesia -- Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Sudirman Said terus berupaya meningkatkan konversi penggunaan bahan bakar minyak (BBM) ke bahan bakar gas (BBG) ke masyarakat. Salah satu target yang dibidiknya adalah kapal-kapal nelayan.
Guna mewujudkan target tersebut, Sudirman mengaku sudah meminta dana sebesar Rp 718 miliar untuk mendanai pengadaan 50 ribu converter kit yang akan dibagikan secara gratis ke nelayan di seluruh Indonesia.
Dana tersebut menurut Sudirman sudah masuk ke dalam Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBNP) 2015 yang saat ini tengah dibahas pemerintah bersama Badan Anggaran Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).
“Pembagian 50 ribu converter kit untuk nelayan tersebut merupakan pilot project konversi BBG yang bekerjasama dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan,” ujar Sudirman di Jakarta, Selasa (20/1).
Untuk memastikan pasokan gas sebagai bahan bakar nelayan terpenuhi usai converter kit terpasang, Sudirman mengaku memiliki proyek pendukung yang akan dikerjakan setelahnya. Beberapa diantaranya adalah membangun sistem stasiun pengisian bahan bakar gas (SPBG) online, membangun enam SPBG mother station, lima SPBG daughter station, dua unit tangki mobil refueling unit, delapan gas transport module, dua SPBG eco station, dan empat jalur pipa penyalur gas.
“Nilainya sekitar Rp 1,69 triliun. Kami juga ingin membangun satu buah LNG-LCNG station senilai Rp 204,59 miliar," ujar Sudirman. (gen)
Guna mewujudkan target tersebut, Sudirman mengaku sudah meminta dana sebesar Rp 718 miliar untuk mendanai pengadaan 50 ribu converter kit yang akan dibagikan secara gratis ke nelayan di seluruh Indonesia.
Dana tersebut menurut Sudirman sudah masuk ke dalam Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBNP) 2015 yang saat ini tengah dibahas pemerintah bersama Badan Anggaran Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk memastikan pasokan gas sebagai bahan bakar nelayan terpenuhi usai converter kit terpasang, Sudirman mengaku memiliki proyek pendukung yang akan dikerjakan setelahnya. Beberapa diantaranya adalah membangun sistem stasiun pengisian bahan bakar gas (SPBG) online, membangun enam SPBG mother station, lima SPBG daughter station, dua unit tangki mobil refueling unit, delapan gas transport module, dua SPBG eco station, dan empat jalur pipa penyalur gas.
“Nilainya sekitar Rp 1,69 triliun. Kami juga ingin membangun satu buah LNG-LCNG station senilai Rp 204,59 miliar," ujar Sudirman. (gen)