"Mungkin kita akan memperhatikan (menggandeng) Total. Karena mereka yang tahu kondisi sumur yang ada. Supaya (produksi) kesinambungannya tidak terputus," ujar Direktur Utama Pertamina Dwi Soetjipto di Jakarta, Senin (19/1).
Sebelumnya, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memastikan akan memberi mayoritas hak partisipasi atau participating interest (PI) blok Mahakam ke Pertamina. Akan tetapi, untuk memberikan rasa keadilan atau fairness pemerintah meminta Pertamina tetap menggandeng kontraktor sebelumnya yakni Total dan Inpex Corporation.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said mengatakan akan memutuskan nasib kontrak blok Mahakam pada Februari mendatang. Mantan bos PT Pindad (Persero) itu juga akan memberikan sebagian PI blok Mahakam kepada Pemda Kalimantan Timur.
"Aspirasi ini merupakan hal yang wajar dan penting bagi Pemda. Tapi jangan sampai (PI) yang diberikan kepada pihak atau orang yang tidak punya niat untuk membangun industri migas nasional," ujar Sudirman. (gen)