"Tahun 2014 kami berhasil membukukan laba melebihi targetnya. Laba ini seluruhnya dihasilkan dari segi operasional,” ungkap Direktur Utama PT Waskita Karya Muhammad Choliq di Jakarta, Jumat (23/1).
Selain dari segi pelaksanaan proyek, ia menambahkan bahwa laba perseroan juga berasal dari proyek gabungan dan juga penjualan aset. Dia mengatakan bahwa proyek gabungan menyumbangkan laba sebesar Rp 300 miliar, program impairment sebesar Rp 69 miliar, sedangkan penjualan gedung Istaka Karya memberikan laba sebesar Rp 22 miliar bagi perusahaan. Waskita Karya sendiri memiliki kepemilikan 20 persen di gedung tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Target 2015
Choliq juga mengatakan bahwa target ini akan berubah jika perusahaan benar-benar mendapatkan penyertaan modal negara (PMN) dari pemerintah pada tahun ini. Selain itu, dia juga mengatakan bahwa penggarapan kontrak-kontrak baru juga akan menyumbang penambahan laba perusahaan.
"Kita memiliki kontrak baru senilai Rp 20,8 triliun untuk tahun ini, namun tak akan kita beberkan nama proyeknya apa karena ini rahasia. Namun yang pasti segmentasinya proyek pemerintah dan BUMN 56 persen dan swasta 44 persen,” tambahnya. (gen)