Potret Kebijakan Subsidi Elpiji

Adhi Wicaksono & Antara Foto, CNN Indonesia | Jumat, 27/02/2015 16:38 WIB

Jakarta, CNN Indonesia -- Gas elpiji 3 kilogram tiba-tiba langka membuat harganya menggila. Untuk mengatasinya, berbagai cara diupayakan, mulai dari operasi pasar hingga mengimpor.

Pekerja menata tabung gas untuk pengisian gas elpiji di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Elpiji, Pertamina Marketing Operation Region (MOR) VII, Makassar, Sulawesi Selatan, Jumat (6/2). (ANTARA Foto/Sahrul Manda Tikupadang)
Jejeran tabung saat ratusan warga antre membeli bahan bakar gas elpiji subsidi ukuran 3 kilo di salah satu SPBU, Kampung Mulia, Banda Aceh, Kamis (12/2).(Antara Foto/Ampelsa)
Ratusan warga antre membeli bahan bakar gas elpiji subsidi ukuran 3 kilo di salah satu SPBU, Kampung Mulia, Banda Aceh, Kamis (12/2). (Antara Foto/Ampelsa)
Warga membeli gas Elpiji 3 Kg saat Operasi Pasar di Pangkalan Gas Muhajir, Sukmajaya, Depok, Jawa Barat, Kamis (26/2).(Antara Foto/Indrianto Eko Suwarso)
Perahu pancung mengangkut muatan gas elpiji tiga kilogram di peraran Pulau Belakang Padang, Batam, Selasa (21/10).(Antara Foto/Joko Sulistyo)
Sejumlah anggota Satresmob menunjukkan tersangka dan barang bukti berupa tabung LPG ketika ungkap kasus di Mapolrestabes Surabaya, Jawa Timur, Minggu (22/2). Antara Foto/M Risyal Hidayat)
Petugas bersiap menyandarkan kapal, di depot elpiji Pertamina, Tanjung Priok, Jakarta, Sabtu (21/2). (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono).
Petugas bersiap merapatkan kapal Tugboat menuju kapal VLGC Pertamina Gas 2, saat bersandar di perairan Tanjung Priok, Jakarta, Sabtu (7/2). (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono).
Petugas bersiap merapatkan kapal Tugboat menuju kapal VLGC Pertamina Gas 2, saat bersandar di perairan Tanjung Priok, Jakarta, Sabtu (7/2). (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono).
Sebuah truk pengangkut elpiji melintasi terminal penyimpanan elpiji milik PT Pertamina usai bongkar muat di Kawasan Tanjung Priok Jakarta, Kamis (25/12). (Antara Foto/Wahyu Putro A)