Reza Priyambada, Head of Research PT NH Korindo Securities Indonesia, mengatakan laju rupiah masih melanjutkan pelemahannya seiring respons pelaku pasar terhadap rilis deflasi sebesar 0,36 persen, yang merupakan kelanjutan dari deflasi bulan sebelumnya 0,24 persen.
“Dengan dirilisnya angka deflasi membuat pelaku pasar berekspektasi akan adanya potensi penurunan suku bunga sehingga rupiah pun kian melemah,” ujarnya seperti dikutip dari riset, Selasa (3/3).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Pelemahan ini memberikan kesempatan bagi dolar AS untuk menguat meski data-data AS yang dirilis tidak cukup positif,” jelasnya.
Sebelumnya, kurs tengah rupiah ditransaksikan melemah 1,01 persen terhadap dolar AS pada perdagangan Senin (2/3). Berdasarkan data BI, kurs tengah rupiah bertengger di level Rp 12.993 per dolar AS, dari kurs tengah sebelumnya Rp 12.863 per dolar AS. (ags)