2019, Mitsubishi Ekspor 50 Ribu Mobil dari Pabrik Bekasi
Galih Gumelar | CNN Indonesia
Selasa, 24 Mar 2015 14:41 WIB
Bekasi, CNN Indonesia -- PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Indonesia (MMKI) menargetkan bisa mengekspor 50 ribu unit kendaraan dari pabrik barunya di Cikarang, Jawa Barat. Rencananya, pada tahap awal Mitsubishi akan mengekspor mobil ke Asia Tenggara dan merambah Timur Tengah, hingga kawasan Afrika pada 2019.
"Dengan kapasitas pabrik kami yang bisa memproduksi 160 ribu unit mobil per tahun, kami harapkan ekspor bisa mencapai 40 hingga 50 ribu unit per tahun (dimulai) pada 2018 dan 2019," ujar Chief Executive Officer Mitsubishi Motors Corporation Osamu Masuko di Cikarang, Jawa Barat, Selasa (24/3).
Masuko menjelaskan, pada tahap awal perseroan akan mengekspor sebanyak 20 ribu unit mobil ke negara-negara Asia Tenggara yang dimulai pada 2018. Dimana negara tujuan utama ekspor perusahaan asal Jepang ini meliputi Thailand, Filipina, dan Vietnam. Sementara ekspor ke negara di kawasan Timur Tengah, Afrika, dan Amerika Selatan akan dimulai pada 2019.
Masuko mengungkapkan, dimulainya ekspor mobil ke beberapa negara tadi tak lepas lantaran pabrik Mitsubishi di Cikarang, Jawa Barat baru akan rampung pada April 2017. Sementara pengoperasian pabrik yang menelan dana investasi mencapai Rp 6,6 triliun tersebut akan baru dimulai pada Agustus 2017.
"Sehingga pada 2017 kami belum bisa mengekspor karena kami hanya punya lima bulan produksi dengan proyeksi total produksi sebesar 25 hingga 30 ribu unit. Angka produksi tersebut rencananya akan kami jual untuk pasar lokal terlebih dahulu," tambah Masuko.
Ekspor Jenis MPV
Meski belum secara gamblang mengungkapkan besaran target ekspor, Masuko bilang, jenis mobil yang akan diekspor Mitsubishi ke negara-negara tadi ialah jenis mobil tipe multi purpose vehicle (MPV). Rencananya, produk MPV terbaru ini akan diluncurkan pada 2017 dan hanya akan diproduksi di Indonesia. Sementara untuk mobil jenis Pajero Sport SUV dan Colt L300 yang juga diproduksi dari pabrik Cikarang akan dipasarkan untuk pasar domestik. (dim/gen) Add
as a preferred
source on Google
"Dengan kapasitas pabrik kami yang bisa memproduksi 160 ribu unit mobil per tahun, kami harapkan ekspor bisa mencapai 40 hingga 50 ribu unit per tahun (dimulai) pada 2018 dan 2019," ujar Chief Executive Officer Mitsubishi Motors Corporation Osamu Masuko di Cikarang, Jawa Barat, Selasa (24/3).
Masuko menjelaskan, pada tahap awal perseroan akan mengekspor sebanyak 20 ribu unit mobil ke negara-negara Asia Tenggara yang dimulai pada 2018. Dimana negara tujuan utama ekspor perusahaan asal Jepang ini meliputi Thailand, Filipina, dan Vietnam. Sementara ekspor ke negara di kawasan Timur Tengah, Afrika, dan Amerika Selatan akan dimulai pada 2019.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sehingga pada 2017 kami belum bisa mengekspor karena kami hanya punya lima bulan produksi dengan proyeksi total produksi sebesar 25 hingga 30 ribu unit. Angka produksi tersebut rencananya akan kami jual untuk pasar lokal terlebih dahulu," tambah Masuko.
Ekspor Jenis MPV
Meski belum secara gamblang mengungkapkan besaran target ekspor, Masuko bilang, jenis mobil yang akan diekspor Mitsubishi ke negara-negara tadi ialah jenis mobil tipe multi purpose vehicle (MPV). Rencananya, produk MPV terbaru ini akan diluncurkan pada 2017 dan hanya akan diproduksi di Indonesia. Sementara untuk mobil jenis Pajero Sport SUV dan Colt L300 yang juga diproduksi dari pabrik Cikarang akan dipasarkan untuk pasar domestik. (dim/gen) Add
as a preferred source on Google