Penjualan Mobil Kembali Anjlok 18 Persen Sepanjang April 2015

Agust Supriadi, CNN Indonesia | Selasa, 19/05/2015 07:58 WIB
Penjualan Mobil Kembali Anjlok 18 Persen Sepanjang April 2015 Pengenalan perdana Honda HR-V Prototype pada Pameran Otomotif Surabaya 2014 di Surabaya, Rabu (29/10). Honda HR-V merupakan model Crossover Utility Vehicle (CUV) pertama Honda di Indonesia. (ANTARA FOTO/Eric Ireng)
Jakarta, CNN Indonesia -- Tren penurunan pasar otomotif nasional berlanjut pada April 2015. Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) mencatat angka penjualaan mobil pada bulan keempat tahun ini hanya sebanyak 81.600 unit atau anjlok 18 persen dibandingkan penjualan bulan sebelumnya sebanyak 99.410 unit.

Secara kumulatif, penjualan kendaraan roda empat di Indonesia sepanjang Januari-April 2015 sebanyak 363.945 unit atau susut 16,3 persen dibandingkan periode yang sama 2014.

Sepanjang April, hampir seluruh merek kendaraan yang mengaspal di tanah air penjualannya negatif. Kecuali Peugeot yang masih meningkat meski jumlahnya tidak signifikan, yakni dari 3 unit pada Maret menjadi 7 unit.


Untuk total Januari-April, hanya Honda dan Peugeot yang masih tumbuh penjualannya masing-masing 12,2 persen dan 4,5 persen. Sedangkan penjualan mobil merek lainnya terjerembab.

Berdasarkan pangsa pasar, Grup Astra masih merajai pasar otomotif nasional meski persentasenya turun. Gaikindo mencatat, Grup Astra dengan enam merek kendaraan besutannya sampai dengan April menguasai 50,4 persen pasar otomotif nasional, turun dibandingkan dengan posisi April 2014 yang sebesar 53,1 persen.

Toyota sejauh ini masih jadi pemuncak pasar, meski dominasinya berkurang setelah penjualannya turun pada April sebesar 5,6 persen dibandingkan dengan Maret atau minus 24,3 persen selama Januari-April 2015 berbanding periode yang sama 2014.

Kendati data penjualan bulanan menunjukan pangsa pasar Toyota naik dari 32 persen pada Maret menjadi 36,9 persen pada April, tetapi secara kumulatif empat bulan pertama 2015 share-nya turun menjadi 31,8 persen dari 35,2 persen pada Januari-April 2014.

Berbeda halnya dengan rekan satu grupnya di Astra, Daihatsu justru pangsa pasarnya meningkat baik secara bulanan maupun secara kumulatif Januari-April. Apabila pada Maret 2015 Daihatsu menguasai pasar 16,4 persen, statistik mencatat kenaikan pada April menjadi 18,2 persen. Demikian pula penguasaaan pasar secara total Januari-April 2015, angkanya naik menjadi 16,5 persen dari 15,4 persen pada periode yang sama tahun lalu.

Kompetitor Utama

Honda saat ini menjadi kompetitor Grup Astra yang paling pesat pertumbuhannya. Hadirnya Mobilio di segmen MPV, mendongkrak penjualan Honda cukup signifikan dalam empat bulan terakhir. Meski pada April lalu pangsa pasar Honda susut dari 14 persen pada bulan sebelumnya menjadi 13 persen. Namun secara keseluruhan, Januari-April 2015, penguasaan pasar Honda meningkat menjadi 15,1 persen dari periode Januari-April 2014 yang hanya 11,3 persen.

Selain Daihatsu dan Honda yang tumbuh positif, mobil-mobil merek lain mengikuti jejak Toyota di mana penguasaan pasarnya tergerus akibat melandainya penjualan. (gen)