Setelah Reli Melemah, IHSG Berpeluang Rebound

Giras Pasopati, CNN Indonesia | Senin, 08/06/2015 06:00 WIB
Setelah Reli Melemah, IHSG Berpeluang Rebound Seorang karyawan menunjukkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) saat penutupan perdagangan sesi I di Jakarta, Senin (9/3). (Antara Foto/Puspa Perwitasari)
Jakarta, CNN Indonesia -- Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpeluang mengakhiri reli penurunan karena penilaian rebound dari pola teknikal dan mulai meredanya aksi jual, meski masih dihantui melemahnya bursa global serta aksi ambil untung.

Bursa Efek Indonesia mencatat, sepanjang minggu lalu IHSG melemah 2,22 persen dengan transaksi di pasar modal mencapai Rp 21,67 triliun. Sementara itu, pemodal asing membukukan aksi jual bersih senilai Rp 1,32 triliun.

Kepala Riset PT Universal Broker Indonesia Satrio Utomo menyatakan, dalam posisi penutupan IHSG pada perdagangan terakhir, penaikan indeks terjadi hanya terjadi karena harga dari saham-saham berkapitalisasi besar ditarik naik pada saat sesi perdagangan pre-closing.


“Artinya, harga penutupannya sebenarnya tidak didukung oleh volume transaksi selama perdagangan. Hanya harga penutupan ‘buatan’ atau artifisial,” tulisnya dalam ulasan di laman pribadinya, Minggu (7/6).

Namun, lanjut Satrio, dengan adanya pola bullish counter attack line pada IHSG, menunjukkan akan adanya ‘harapan’ bahwa trend turun indeks bakal segera berakhir.

“Cuma ya gitu, lihat DJI (indeks Dow Jones) Jumat kemarin masih terkoreksi, sepertinya ini bakalan jadi harapan palsu,” tuturnya.

Di sisi lain, William Surya Wijaya, analis PT Asjaya Indosurya Securities mengatakan IHSG memperlihatkan manuver cantik di akhir perdagangan pekan lalu, tekanan mulai terlihat sangat terbatas.

“Proses menguji support selayaknya telah berakhir sembari menunggu waktu untuk melakukan reli naik kembali,” ujarnya dalam riset.

Menurutnya, saat ini support berada pada level 5.051, target resistance berada pada level 5.228. Potensi IHSG hari ini, lanjutnya, akan melanjutkan penguatan, dalam jangka pendek IHSG berpotensi kembali ke jalur uptrend.

Sementara itu, Kepala Riset PT NH Korindo Securities Reza Priyambada mengatakan pada perdagangan Senin (7/6) IHSG diperkirakan berada pada rentang support 5.070-5.080 dan resisten 5.150-5.175.

“Secara tren masih menunjukkan adanya pelemahan, namun tampaknya di akhir pekan kemarin laju IHSG mencoba untuk berbalik naik,” ujarnya.

Diharapkan, lanjut Reza, kenaikan ini masih dapat berlanjut meski pihaknya juga masih berhati-hati dalam menyikapi karena dikhawatirkan hanya kenaikan sesaat dan dapat dimanfaatkan untuk profit taking.

“Harapan akan adanya kenaikan karena asumsi tekanan jual kian mereda dan diikuti positifnya laju bursa saham global. Sebelum asumsi tersebut berjalan, tetap mewaspadai potensi pelemahan lanjutan,” ujarnya. (ags/ags)