Menteri Keuangan Bambang P.S Brodjonegoro menjelaskan beberapa sumur baru minyak dan gas (migas) yang bisa diandalkan antara lain lapangan Banyu Urip, Bukit Tua, Senoro, Husky-Madura, Matindok dan Kepodang.
Dalam Nota Keuangan dan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2016, target PNBP dipatok sebesar Rp 280,29 triliun, meningkat 4 persen dibandingkan dengan rencana tahun ini Rp 269,1 triliun.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bambang mengatakan dalam waktu dekat ini sebuah kilang migas baru berkapasitas 300 ribu (Bph) di Bontang akan dibangun dengan skema Kerjasama Pemerintah Swasta (KPS).
Selain itu, lanjutnya, pemerintah juga akan menata ulang distribusi bahan bakar minyak (BBM) antara lain dengan melakukan pembelian minyak mentah secara langsung dari produsen minyak dengan kontrak jangka menengah. Sejalan dengan itu, jumlah cadangan BBM nasional akan ditingkatkan untuk memenuhi kebutuhan 21 hari.
Untuk itu, lanjutnya, pemerintah berencana mengurangi impor minyak dengan cara menekan konsumsi minyak dan menggantikannya dengan pemanfaatan gas alam. Pemanfaatan gas tersebut terutama akan difokuskan untuk memenuhi kebutuhan energi domestik baik untuk transportasi maupun rumah tangga.
(ags)