"Dari 22 komoditas yang kita pantau, ada 10 komoditas yang harganya turun dibandingkan bulan sebelumnya," ujar Kepala BPS Suryamin saat ditemui di kantornya, Jakarta, Senin (14/9).
Bulan lalu BPS sempat mencatat lonjakan harga beberapa komoditas pangan, namun saat ini mulai bergerak turun seiring mulai membaiknya ketersediaan pasokan di pasar.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara komoditas yang masih tercatat naik harganya antara lain bawang putih sebesar 6,39 persen, beras 1,30-1,54 persen, tempe naik 3,84 persen, telur ayam ras 0,96 persen, ikan bandeng dan kembung masing-masing mengalami kenaikan 0,48 dan 1,61 persen, dan emas yang mengalami kenaikan harga hingga 2 persen.
Ia pun memprediksi angka inflasi pada bulan September bisa lebih rendah dibandingkan bulan Agustus lalu apabila kenaikan harga komoditas pangan (volatile food) bisa diredam oleh pemerintah.
"Artinya apabila dua minggu berikutnya bisa dikendalikan sama seperti kemarin saya kira inflasi september bisa terkontrol dan inflasi 2015 bisa sesuai target," jelasnya.
Sebagai informasi BPS mencatat laju inflasi di sepanjang Agustus 2015 menyentuh angka 0,39 persen atau lebih rendah 0,54 persen ketimbang angka inflasi Juli yang mencapai 0,93 persen. (gen)