BPS Minta Pemerintah Cermati Tren Penurunan Turis Australia

Elisa Valenta Sari, CNN Indonesia | Kamis, 01/10/2015 14:53 WIB
BPS Minta Pemerintah Cermati Tren Penurunan Turis Australia Dua wisatawan asing mengendarai sepeda motor tanpa menggunakan helm di Jalan Legian, Kuta, Kamis (1/10). (ANTARA FOTO/Nyoman Budhiana).
Jakarta, CNN Indonesia -- Badan Pusat Statistik (BPS) meminta Kementerian Pariwisata untuk mencermati tren penurunan jumlah turis asing asal Australia dalam beberapa bulan terakhir. Pasalnya selama ini turis asal kedua negara paling gemar berlibur ke Indonesia.

Jika dilihat secara total, jumlah kunjungan turis ke Indonesia pada Agustus 2015 mencapai 850,5 ribu kunjungan atau naik 2,87 persen dibandingkan jumlah kunjungan turis Agustus 2014 yang tercatat sebanyak 826,8 ribu kunjungan.

Namun di tengah lonjakan jumlah turis tersebut, Kepala BPS Suryamin justru mencatat penurunan jumlah kunjungan tajam secara tajam terjadi pada turis asal Australia. Selama Agustus, turis asal negeri kangguru itu turun 3,54 persen dibanding Agustus tahun lalu yang mencapai 98,2 ribu orang, turun 5 ribu orang dibandingkan Juli lalu.


Menurut Suryamin penurunan ini harus mendapat sorotan dari Kementerian Pariwisata Indonesia.

"Ini bagian informasi yang penting bagi Kementerian Pariwisata untuk menyelidiki apakah mereka (turis Australia) beralih liburannya ke negara lain, karena sebetulnya kita punya banyak objek wisata yang bagus selain Bali," kata Suryamin di kantornya, Kamis (1/10).

Suryamin mengaku tidak mau cepat mengambil kesimpulan bahwa penurunan jumlah turis Australia akibat berkurangnya minat berkunjung ke Bali. Sebab dalam kurun waktu yang sama, BPS secara kebetulan mencatat jumlah kunjungan turis melalui Bandara Ngurah Rai, Bali pada Agustus 2015 turun 11,29 persen dibandingkan Agustus 2014 yaitu dari 336,6 ribu kunjungan menjadi 298,6 ribu kunjungan.

Demikian pula jika dibanding Juli 2015, jumlah kunjungan turis melalui Bandara Ngurah Rai, Bali turun cukup besar, yaitu 21,8 persen.

Secara kumulatif (Januari–Agustus) 2015, jumlah kunjungan turis mencapai 6,32 juta kunjungan atau naik 2,71 persen dibanding kunjungan turis pada periode yang sama tahun sebelumnya yang berjumlah 6,16 juta kunjungan. (gen)