Menurut Franky, Sumitomo Wiring akan menambah investasi sebesar US$ 5 juta yang diperkirakan mampu menyerap sekitar 1.500 tenaga kerja baru. Hal tersebut disampaikan Franky usai bertemu langsung dengan manajemen Sumitomo Wiring di Batam pagi ini.
Franky menyatakan ekspansi yang dilakukan oleh Sumitomo menunjukkan perbaikan iklim investasi di Indonesia direspons positif oleh investor asing.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski demikian, Franky mengaku mendapatkan beberapa keluhan dari manajemen Sumitomo Wiring dan beberapa perusahaan lain yang menjadikan Batam sebagai basis produksinya. Diantaranya bertambah maraknya aksi demonstrasi pekerja di Batam, dan sudah tidak memadainya infrastruktur yang ada di sana.
"Mesin akan datang Desember ini, dan produksi akan dimulai Februari 2016," kata Djoko.
Sumotomo Wiring selama ini memproduksi wire harness dengan kapasitas produksi 260 ribu set per tahun dari pabriknya yang berlokasi di Kawasan Industri Batamindo. Seluruh produksi tersebut dijual ke pasar ekspor seperti ke Thailand, Vietnam, dan China dengan nilai ekspor sampai semester I 2015 sebesar US$ 383 juta. (antara)