Untuk merealisasikan PLTU mulut tambang Mesuji, jajaran Pemprov Lampung dikabarkan bakal menggandeng salah satu investor asal China.
"Lokasi tambang di Kabupaten Mesuji dapat menghasilkan listrik sebesar 700 mega watt ini berarti dapat menambah pasokan listrik yang saat ini mengalami defisit akibat kemarau," kata Adeham, Asisten Bidang Ekonomi Pembangunan Provinsi Lampung di Bandarlampung, Kamis (12/11).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Lampung hingga saat ini masih krisis listrik karena hingga saat ini PLTU Sebalang belum dapat dioperasikan. Ini juga yang menyebabkan seringnya terjadi pemadaman listrik di Provinsi Lampung dan sekitarnya,” imbuhnya.
Adeham menjelaskan, kawasan Lampung sendiri masih membutuhkan listrik mencapai 742 MW di tengah ketersediaan listrik dari pembangkit lokal Lampung yang hanya mencapai 540 MW. Untuk memenuhi kebutuhan listrik di daerah tersebut, dibutuhkan bantuan daya dari Sumatera Selatan sebesar 294 MW.
Namun, katanya lantaran wilayah Sumatera Selatan tengah mengalami defisit daya makan terjadi pengurangan daya yang ditransfer ke Lampung sehingga mengakibatkan seringnya pemadaman listrik. (antara)