Bangun Pembangkit 700 MW, Pemprov Lampung Gandeng China

Irene Inriana, CNN Indonesia | Kamis, 12/11/2015 21:13 WIB
Bangun Pembangkit 700 MW, Pemprov Lampung Gandeng China Ilustrasi PLTU. (CNN Indonesia/Internet)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pemerintah Daerah Provinsi (Pemprov) Lampung menyatakan akan segera merealisasikan proyek pembangkit listrik tenaga uap batu bara (PLTU) mulut tambang di Kabupaten Mesuji, Lampung.

Untuk merealisasikan PLTU mulut tambang Mesuji, jajaran Pemprov Lampung dikabarkan bakal menggandeng salah satu investor asal China.

"Lokasi tambang di Kabupaten Mesuji dapat menghasilkan listrik sebesar 700 mega watt ini berarti dapat menambah pasokan listrik yang saat ini mengalami defisit akibat kemarau," kata Adeham, Asisten Bidang Ekonomi Pembangunan Provinsi Lampung di Bandarlampung, Kamis (12/11).


Adeham mengakui, Pemprov Lampung telah melakukan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dengan jajaran direksi China Shenhua Energy Co. Ltd Guo Hua Electric Power Branch untuk menggarap PLTU Mesuji.

Ia mengatakan, adanya kerjasama tersebut tak lepas dari besarnya potensi sumber energi batubara di kawasan Mesuji.

Tak hanya itu, Adeham menambahkan Lampung juga diketahui memiliki sumber energi panas bumi yang ditaksir mampu mengehasilkan listrik mencapai 2.867 MW atau 10 persen dari total potensi panas bumi di Indonesia.

“Lampung hingga saat ini masih krisis listrik karena hingga saat ini PLTU Sebalang belum dapat dioperasikan. Ini juga yang menyebabkan seringnya terjadi pemadaman listrik di Provinsi Lampung dan sekitarnya,” imbuhnya.

Adeham menjelaskan, kawasan Lampung sendiri masih membutuhkan listrik mencapai 742 MW di tengah ketersediaan listrik dari pembangkit lokal Lampung yang hanya mencapai 540 MW. Untuk memenuhi kebutuhan listrik di daerah tersebut, dibutuhkan bantuan daya dari Sumatera Selatan sebesar 294 MW.

Namun, katanya lantaran wilayah Sumatera Selatan tengah mengalami defisit daya makan terjadi pengurangan daya yang ditransfer ke Lampung sehingga mengakibatkan seringnya pemadaman listrik.