Ketua Umum Apindo Hariyadi Sukamdani mengungkapkan angka proyeksi tersebut ditetapkan dengan mempertimbangkan kondisi ekonomi domestik dan global yang sampai saat ini masih belum menunjukkan perbaikan secara signifikan.
"Perkembangan ekonomi global masih akan mempengaruhi pertumbuhan ekonomi Indonesia karena banyak sektor di domestik masih menggantungkan nasibnya terhadap kegiatan ekspor. Namun kami melihat kondisi ekonomi Indonesia 2016 akan sedikit lebih baik karena adanya beberapa faktor yang menjadi sentimen positif," kata Hariyadi di kantor Apindo, Jakarta, Senin (14/12).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tak hanya itu, ia bilang adanya pembentukan sistem Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) di Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) diyakini bakal mempersingkat mekanisme pembuatan perizinan yang selama ini dikeluhakan oleh para pengusaha dan investor.
"Walaupun bagi pengusaha dan pekerja bukan lah hal yang sempurna, tapi kami rasa PP pengupahan adalah kebijakan yang positif. Selain itu kami juga mengapresiasi keputusan pemerintah yang telah mengakomodir masukan Apindo mengenai jaminan pensiun walau dengan dengan total pungutan mencapai 17,4 persen masih merupakan beban yang terlalu tinggi," tambahnya.
Belanja Pemerintah
Sekretaris Umum Apindo Sanny Iskandar menambahkan optimisme terhadap prospek pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun depan juga tak lepas dari akan meleburnya Indonesia ke kesepakatan Masyarakat Ekonomi Asean (MEA).
"Hanya saja pekerjaan rumah yang harus diselesaikan secepatnya adalah bagaimana keseriusan pemerintah untuk terus memperbaiki kualitas kebijakan maupun konsistensi dari implementasinya. Diantaranya terkait serbuan tenaga kerja terampil asing dalam menawarkan jasa-jasanya," katanya.
Selain itu, Sanny menyebut reformasi struktural yang dilakukan pemerintah dengan mengalihkan subdisi bahan bakar minyak ke sektor yang lebih produktif juga menjadi angin pendorong laju ekonomi tahun depan.
"Dengan begitu dana subsidi tadi akan menjadi penggerak bagi beberapa sektor yang ada seperti infrastruktur. Di tambah saat ini mekansime belanja anggaran pemerintah juga dipercepat sehingga akan menjadi penggerak bagi dunia usaha," tandasnya. (gen)