Jokowi menjelaskan, proyek kereta api tersebut sudah dimulai awal 2015 dan sampai saat ini sudah berhasil dibebaskan lahan yang dibutuhkan sepanjang 12 kilometer (km).
"Februari Insya Allah sudah selesai semuanya, sehingga ini sudah dimulai dari Bandara Soekarno-Hatta. Saya harapkan semester pertama 2017 sudah bisa dipakai dan kita naiki," ujar Jokowi di Tangerang, Senin (14/12).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Karena kalau kami lihat setiap hari, tadi juga kan kena macet lewat tol. Tiap hari saya mendapatkan informasi dari Direktur Utama Angkasa Pura. Tiap hari macet," katanya.
Diterapkan Kota Lain
Jokowi juga memastikan bahwa pembangunan moda transportasi dari dan menuju bandara dengan konsep kereta akan diterapkan di bandara di kota-kota lainnya, terutama bandara yang aktivitas penerbangannya padat.
"Yang sudah padat-padat harus (dibangun), antara kota menuju ke airport harus tersambung oleh transportasi massal kereta api," ujarnya.
Ia menyebutkan, proyek kereta bandara akan dibangun di Kota Palembang, Surabaya, Padang, dan Yogyakarta. "Tapi yang sudah berjalan di sini (Jakarta) dan LRT (Light Rail Transit) yang di Palembang. Tahun berikut nanti kota-kota yang saya sebutkan Insya Allah bisa dimulai," kata Jokowi. (gen)