Hal itu dilakukan guna menstimulasi pengusaha nasional untuk meningkatkan kegiatan ekspornya ke negara-negara di kawasan Asia Tenggara.
"Indonesia mempunyai peluang yang sangat luas untuk mengoptimalisasikan ekspor, terutama ke kawasan ASEAN," tutur Direktur Jenderal Kerjasama Perdagangan Internasional Kemendag Bachrul Chairi ketika ditemui di acara One Team Day di TDR Technology Center, Jakarta, Kamis, (31/12).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"(Dan) itu merupakan potensi yang sangat dahsyat," cetus Bachrul.
Berangkat dari hal ini, katanya pemerintah juga akan mendorong pelaku usaha memanfaatkan skema bebas tarif melalui penyertaan sertifikat Form D (Certificate of Origin Form D) yang saat ini baru digunakan oleh 34 persen produk yang diekspor.
"Ya mungkin, pelaku usaha merasa sulit mengurusnya, padahal tidak," ujarnya.
(dim/dim)