Ketua I Gaikindo Jongkie D. Sugiarto menuturkan sejumlah produsen otomotif telah gencar melakukan investasi investasi di sektor otomotif sejak empat tahun terakhir. Hasilnya, kapasitas produksi mobil nasional meningkat dan menembus angka 1,9 juta unit per tahun.
"Namun investasi ini belum terpakai semua karena tahun lalu penjualan di dalam negeri baru 1,01 juta unit ditambah ekspor 200 ribu. Jadi masih ada ekses produksi 700 ribu unit," ujar Jongkie dalam program Lunch at Newsroom CNN Indonesia, Selasa (9/2).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Penjualan otomotif turun 16 persen tahun lalu dibanding 2014. Kendaraan niaga turun paling besar antara lain karena sektor pertambangan sangat melemah. Tetapi hampir semua jenis kendaraan turun rata-rata 10-15 persen," tuturnya.
Gaikindo, lanjutnya, pernah menargetkan penjualan 2 juta unit mobil di Indonesia pada 2022. Target tersebut dibuat berdasarkan asumsi rata-rata pertumbuhan ekonomi di atas 5 persen setiap tahunnya.
"Kalau ekonomi tumbuh 7-8 persen per tahun dari sekarang, saya yakin angka (penjualan 2 juta mobil) itu bisa tercapai," katanya. (ags/gen)