Indeks MSCI saham-saham Asia-Pasifik di luar Jepang turun 0,6 persen pada Senin (29/2) dan tampaknya akan mengalami kerugian untuk bulan kedua dengan penurunan sebesar 1,2 persen pada bulan ini.
Nikkei Jepang tidak berhasil mempertahankan kenaikan di pembukaan pasar, turun 1,0 persen sehingga penurunan selama Februari mencapai 8,5 persen. Penurunan ini adalah yang terbesar sejak Mei 2012, sementara perdagangan komoditas AS turun 0,6 persen dalam perdagangan di Asia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kinerja perusahaan-perusahaan yang mengecewakan, tidak ada langkah nyata dari kelompok G20 dan dampak politik dari langkah mengatasi dunia maya oleh Beijing menjadi penyebab penurunan harga saham ini.
Sementara sejumlah pemain pasar mengatakan pernyataan ini bisa mendukung sentimen pasar, ketiadaan langkah nyata, terutama stimulus fiskal seperty yang diharapkan sebelumnya, dianggap mengecewakan.
Satu janji dalam pernyataan untuk “berkonsultasi dengan erat” terkait pasar valuta dianggap sebagian pemain pasar sebagai penghalang sejumlah negara untuk menerapkan kebijakan yang fleksibel.
Sementara itu, data baru perekonomian AS yang diumumkan Jumat (26/2) kembali menghidupkan perkiraan bahwa the Fed akan menaikkan suku bunga dan ini membantu penguatan nilai tukar dolar dan bunga obligasi AS. (yns)