"Berdasarkan hasil pemeriksaaan BPK atas pengelolaan program penanggulangan kemiskinan menunjukkan bahwa pemerintah tidak dapat mencapai target penurunan tingkat kemiskinan tahun 2014," ujar Ketua BPK Harry Azhar Azis di gedung DPR, Selasa (12/4).
Menurut Harry, ada tiga penyebab yang menyebabkan kegagalan program penanggulangan kemiskinan. Pertama, belum tepatnya kebijakan mengenai pengelolaan database penduduk miskin. Kedua, tidak tepatnya sasaran dalam pelaksanaan program penanggulangan kemiskinan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berdasarkan hasil Badan Pusat Statistik (BPS) pada September 2014, jumlah penduduk miskin di Indonesia pada saat itu sebanyak 27,73 juta orang atau 10,96 persen. Angka itu justru berkurang sebanyak 550 ribu orang dibandingkan dengan posisi Maret 2014 yang sebanyak 28,28 juta jiwa dan minus 870 ribu orang dibandingkan dengan hasil survei September 2013 yang mencapai 28,6 juta orang (11,46 persen).
(ags/gen)