Berdasarkan data Bank Indonesia (BI), suku bunga PUAB atau Jakarta Interbank Offered Rate (JIBOR) untuk tenor satu malam alias overnight berkisar 4,90 persen pada pekan pertama April 2016 dan turun tipis menjadi 4,88 persen memasuki pekan keempat bulan ini.
Sementara, suku bunga PUAB untuk tenor sepekan mencapai 5,53 persen pada awal pekan bulan ini dan 5,52 persen per 25 April 2016. Suku bunga PUAB untuk tenor satu bulan sendiri berkisar 6,03 persen, tenor 3 bulan sebesar 6,55 persen, dan 6 bulan tembus 7,45 persen, serta 7,83 persen untuk jangka waktu 12 bulan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
PUAB atau JIBOR merupakan alternatif pendanaan yang bisa ditempuh oleh bank, selain menghimpun dana pihak ketiga (DPK) dari masyarakat. Naik turunnya suku bunga overnight PUAB dipengaruhi oleh kondisi likuiditas di pasar uang antar bank.
Penurunan suku bunga antar bank ini disinyalir sebagai efek dari pelonggaran giro wajib minimum (GWM) primer. Akibatnya, likuiditas mulai kendur. Di sisi lain, likuiditas yang longgar ini belum diikuti oleh permintaan kredit yang berarti. (bir/ags)