Direktur Utama Jasa Marga, Adityawarman mengatakan hal tersebut merupakan instruksi dari Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PU-Pera), Basuki Hadimuljono guna mengatasi masalah kemacetan.
"Saya dapat instruksi dari Menteri PU-Pera. Nanti di Cikarang itu, pada saat arus balik, kalau memang macetnya luar biasa kita loss [bebaskan] saja, jadi tidak usah bayar," ujarnya usai menghadiri silaturahmi di kediaman Menteri BUMN Rini Soemarno, Rabu (6/7).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Di Cikarang saja, karena memang di gerbang Cikarang kan setelah Palimanan gerbang terakhirnya di Cikarang," jelasnya.
"Kami lihat lah. Kalau 3 kilometer masih mengalir, ya tidak usah, tapi kalau 3 kilometer stuck banget, kita loloskan. Jadi buka tutup buka tutup saja. Loss longgar lalu jalan lagi," jelasnya. (gir)