Mengutip Reuters, indeks saham S&P 500 pada perdagangan Senin (11/7) sempat menyentuh level intraday tertinggi di kisaran 2.143,16, melampaui rekor sebelumnya 2.134,72 pada Mei 2015.Namun di sesi akhir perdagangan, indeks S&P 500 ditutup pada level 2.137,16, menguat 7,26 poin atau 0,34 persen.
Raihan positif juga dicatatakan indeks saham Dow Jones, yang naik 80,19 poin atau 0,44 persen ke level 18.226,93. Demikian pula dengan indeks saham Nasdaq, yang menguat 31,88 poin atau 0,64 persen ke level 4.988,64.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Investor telah mencari alasan untuk membeli saham dan sekarang mereka memilikinya," ujar Alan Gayle, ahli strategi investasi senior di RidgeWorth Investments, Atlanta.
Indeks saham utama Eropa, FTSEurofirst 300 tercatat menguat 1,5 persen ke level 1.315,49.
Sementara dari pasar komoditas, harga minyak mentah mencapai posisi terendahnya dalam dua bulan terakhir menyusul munculnya kekhawatiran akan kelebihan pasokan emas hitam. Harga minyak mentah AS turun 65 sen menjadi US$44,76 per barel, sedangkan minyak mentah Brent turun 51 sen menjadi US$46,25 per barel. (ags)