"Bagi Gaikindo, yang terpenting adalah pergantian menteri ini dapat membawa perubahaan dan menjadikan industri otomotif Indonesia menjadi lebih besar, lebih maju, lebih sukses," ujar Ketua I Gaikindo Jongkie D. Sugiarto saat dihubungi CNNIndonesia.com, Rabu (27/7).
Perubahaan ini, diharapkan tidak hanya dapat dirasakan di dalam negeri, namun memberikan dampak hingga ke kancah Asia dan dunia. Oleh karena itu, Jongkie berharap Airlangga Hartarto selaku menteri baru bisa membuat terobosan kebijakan yang berdampak positif terhadap dunia industri.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya rasa ada beberapa kebijakan yang perlu diperbaiki. Misalnya kebijakan standar emisi Euro 2, karena Indonesia masih berada di standar itu. Sedangkan negara besar lainnya sudah di standar emisi Euro 4, 5, atau bahkan 6. Ini kita harapkan segera selesai," tambah Jongkie.
Menurutnya, bila pemerintah menaikkan standar emisi atas mobil-mobil produksi dalam negeri menjadi Euro 4, Indonesia dapat menggenjot ekspor kendaraan bermotor. Sebab, saat ini, kendaraan hasil produksi Indonesia sulit menembus pasar ekspor karena belum menganut standar emisi Euro 4.
Padahal, bila standar emisi Euro ini ditingkatkan, biaya produksi dapat ditekan. Di sisi lain, peningkatan ini berdampak baik pada lingkungan karena semakin sedikit polusi yang dikeluarkan.
Sedangkan dari sisi pertumbuhan penjualan, Jongkie merasa, selama kepemimpinan Saleh Husin belum ada kebijakan yang bisa membantu meningkatkan penjualan secara signifikan.
"Penjualan masih sama saja dengan tahun lalu," singkatnya.
Kementerian Perindustrian menjadwalkan acara serah terima jabatan Menperin hari ini pada pukul 17.00 WIB. (gen)