Saat menerima kunjungan Perdana Menteri Republik Demokratik Sosialis Sri Lanka, Ranil Wickremesinghe di Istana Merdeka pagi ini, Rabu (3/8), Jokowi mengingatkan Ranil untuk mempertimbangkan kereta api buatan INKA .
"Kami harap bisa menang tender dan bisa mengirim kereta ke Sri Lanka," kata Jokowi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jokowi menilai, ini merupakan langkah awal Indonesia untuk menjajaki potensi ekspor ke beberapa negara baru, yang selama ini belum menjadi mitra dagang. Indonesia biasanya mengandalkan pasar tradisional untuk ekspor sehingga memerlukan diversifikasi pasar.
"Sehingga akan membuka pasar produk Indonesia lebih besar. Karena tren Sri Lanka dan Bangladesh kenaikan ekspornya cukup baik," ucap mantan Gubernur DKI Jakarta ini. (ags)