"Presiden mengatakan belum puas, masih ingin ada penurunan (harga beras)," kata Darmin.
Mantan Direktur Jenderal Pajak mengatakan, harga beras telah mengalami penurunan sekitar 1,1 persen dari harga tertingginya berkat pengaruh La Nina yang meningkatkan curah hujan di Indonesia. Faktor cuaca itu mendorong petani menanam padi sehingga meningkatkan produksi beras belakangan ini.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"La Nina, musim hujan ini datang di saat musim kering. Jadi kering-basah. Ini yang menguntungkan sehingga kami secara masif seluruh Indonesia percepat tanaman," ujar Amran.
Mengenai penurunan harga beras , Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita mengatakan butuh waktu satu minggu untuk menentukan harga dasar beras. Dia enggan menyebutkan angka perkiraan yang nantinya dikaji.
"Harga itu yang menjadi patokan atas kualitas tertentu. Itu angka yang dijadikan pegangan. Dengan demikian ada kepastian," tutur Enggar. (ags/gen)