"Kalau yang memegang anggaran kan tidak terlalu optimistis. Kalau yang lain kan bisa sedikit lebih optimistis," kata Darmin di Kompleks Parlemen Senayan, Rabu (14/9).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mantan Gubernur Bank Indonesia itu menilai aktivitas investasi di Indonesia tidak melambat dan pertumbuhan kredit pun tidak bisa dibilang buruk meski memang pertumbuhannya tidak terlalu bagus.
Sebelumnya, hasil rapat kerja Komisi XI DPR dan Menteri Keuangan Sri Mulyani menyepakati pertumbuhan ekonomi sebesar 5,1 persen dalam RAPBN Tahun 2017. Angka tersebut menurun 0,2 persen dari nota keuangan yang disampaikan Presiden Joko Widodo dalam pidato kenegaraan pada 16 Agustus 2016.
Namun, kesepakatan pertumbuhan ekonomi 5,1 persen tersebut masih bersifat sementara karena belum disetujui oleh Badan Anggaran DPR. Namun untuk asumsi makro lainnya, seperti inflasi dan target produksi (lifting) minyak dan ags sudah mendapatkan persetujuan Banggar. (ags/gen)