SMF akan menjadi agen penyaluran Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Sejahtera kepada bank pembangunan daerah dan perusahaan pembiayaan. Calon penerima KPR Sejahtera SMF merupakan kelompok masyarakat yang berpotensi menjadi kreditur namun tidak memenuhi persyaratan perbankan.
Bonai Subiakto, Kepala Divisi Pembiayaan dan Pengembangan Produk SMF mengatakan, harga pembelian rumah yang bisa dibiayai melalui KPR Sejahtera SMF nantinya berkisar Rp 300 juta. Sedangkan untuk suku bunga yang ditawarkan kemungkinan sama dengan bunga KPR bank non-FLPP. Namun tenor yang diberikan diharapkan bisa menyamai tenor KPR FLPP atau bahkan lebih lama.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada kesempatan yang sama, Direktur Utama SMF Ananta Wiyogo menyebut produk baru tersebut akan diluncurkan pada Januari 2017. Rencananya, SMF akan menggandeng empat bank pembangunan daerah yakni BPD Sumut, BPD Sultra, BPD NTB, dan BPD Jateng sebagai permulaan. Selanjutnya, kata Ananta, SMF menargetkan seluruh BPD akan diikutsertakan dalam menyalurkan KPR Sejahtera SMF.
Gandeng Multifinance
Tak hanya dengan BPD, SMF juga akan melibatkan sejumlah perusahaan multi pembiayaan (multifinance) sebagai agen penyalur pembiayaan. Saat ini baru terdapat tiga perusahaan multifinance yang bekerjasama dengan SMF yakni MNC Finance, Finansia Multifinance (Kredit Plus) dan Ciptadana Multifinance.
Ananta mengatakan perseroan telah melakukan penjajakan dan sosialisasi melalui Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia (APPI) terkait standar terutama yang bersangkutan dengan teknologi, kepemilikan modal, collection system, serta yang memiliki jejak rekam profit yang baik.
"Potensi pembiayaannya sangat besar kita akan mulai sosialisasi sehingga tahun depan sudah mulai bisa jalan," katanya. (ags)