Kepala riset MNC Securities Edwin Sebayang menyatakan, saham Dow Jones Industrial Average kembali naik 54,37 poin (0,29 persen) ke level 18.923,06. Hal ini disebabkan naiknya harga minyak WTI sebesar 5,8 persen dan tingginya pertumbuhan penjualan ritel pada Oktober sebesar 0,8 persen. Angka tersebut di atas konsensus sebesar 0,6 persen.
"Itu yang menjadi faktor indeks Dow Jones naik," ungkap Edwin dalam risetnya, dikutip Rabu (16/11).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bursa saham Wall Street yang berakhir positif diprediksi mempengaruhi bursa saham dalam negeri, sehingga Edwin optimis IHSG rebound pada perdagangan hari dengan rentang support 5.029 dan resisten 5.131.
Adapun, analis Asjaya Indosurya Securities William Surya Wijaya memprediksi IHSG bergerak dengan rentang support 5.037 dan resisten 5.251. William optimis IHSG rebound ditopang oleh data perekonomian yang menunjukkan dalam kondisi terkendali ditengah dana asing yang keluar (capital outflow) yang masih terjadi.
"Potensi pergerakan sudah mulai menunjukkan tanta-tanda akan mengalami kenaikan yang berkelanjutan, hanya saja sejauh ini masih bersifat teknikel rebound," papar William dalam risetnya. (ags)