Sekretaris Kabinet Pramono Anung mengatakan, Jokowi bahkan secara resmi meminta dukungan kepada negara-negara sahabat agar memilih Bambang saat pencalonan Presiden IFAD.
"Jadi itu resmi diputuskan Presiden. Dari perkembangan yang ada, banyak negara yang akhirnya akan memberikan dukungan kepada Pak Bambang," kata Pramono di Kompleks Istana Kepresidenan, Jumat (3/2).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bambang memerlukan sekitar 100 suara untuk memenangkan bursa pemilihan. Surat tambahan permintaan dukungan kepada Afrika Selatan, Mozambik, dan Perancis juga sudah disiapkan.
Spekulasi Pencopotan Menteri
Meski terdapat pencalonan tersebut, Pramono enggan berkomentar kemungkinan Bambang akan dicopot dari jabatan menteri apabila terpilih menjadi Presiden IFAD. Menurutnya, hal terpenting kini adalah Bambang menang dan terpilih menjadi Presiden IFAD pada 15 Februari.
Respons serupa diberikan Bambang. Ia mengatakan, dirinya telah meminta izin resmi kepada Jokowi. Sehingga, pendaftaran itu dilakukan negara.
Namun, ia tak mau berkomentar mengenai langkah yang akan diambil, seperti pengunduran diri, setelah menang menjadi Presiden IFAD.
"Kamu kok senang banget nyuruh saya mundur? Enggak usah diomongin dulu karena belum menang," ucap Bambang. (gir)