"Saya khawatir tahun ini kalau kita tidak hati-hati, kita tidak bisa mempertahankan (inflasi) di angka 3-3,5 persen," ujar Jokowi, membuka Rapat Kerja Kementerian Perdagangan 2017 di Istana Negara Jakarta, Selasa (21/2).
Meskipun APBN 2017 menetapkan asumsi inflasi sebesar 4 persen, namun Jokowi ingin inflasi tahun ini lebih rendah dari tahun sebelumnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tak cuma itu, Jokowi juga meminta Kementerian Perdagangan mencari cara memotong mata rantai distribusi. Tingginya harga barang tidak terlepas dari panjangnya mata rantai distribusi dari petani ke masyarakat.
Jokowi mengusulkan, Kementerian Perdagangan menerapkan kembali pemberitahuan harga bahan pokok, seperti cabai, melalui media massa dan media sosial.
"Saya ingatkan, agar bekerja dengan kalkulasi, rinci, tidak teoritis di dalam kantor. Detil, terhitung," pungkasnya. (bir/gen)