Imam Purwanto, Direktur SDM dan Pengembangan Usaha Krakatau Steel menjelaskan, perusahaan menargetkan setidaknya bisa mengakuisisi lahan sekitar 400 ha hingga akhir tahun ini.
"Artinya, 240 ha yang sudah proses sertifikasi. Ada beberapa area-area yang dalam tahap negosiasi lah dengan pemegang lahan," ungkap Imam, Rabu (29/3).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya, mantan Direktur Utama Krakatau Steel Sukandar menyebut, investasi yang akan digelontorkan untuk akuisisi tersebut sebesar Rp700 miliar. Jika akuisisi tersebut sukses, maka lahan tersebut menjadi kawasan industri ketiga milik KIEC.
Direktur Logistik Ogi Rulino menuturkan, perusahaan berharap dapat menemukan kesepakatan tahun ini dengan salah satu BUMN untuk menggarap proyek itu. Hanya saja, ia enggan menyebut beberapa BUMN yang sudah dalam tahap diskusi.
"Diusahakan tahun ini. Jadi pertama pembebasan lahan dulu. Baru nanti dibuat lahan industri, apakah dijual atau disewakan," terang dia.
Untuk diketahui, KIEC telah memiliki dua kawasan industri di Cilegon. Selain kawasan industri, kawasan itu juga menjadi kawasan properti.