Menteri Agraria dan Tata Ruang Sofyan Djalil menyebut, usulan tambahan anggaran untuk pengadaan sertifikat tanah telah disetujui oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani dan dijanjikan akan cair pada Juni mendatang.
"Menkeu sudah sepakat mungkin Juni akan diberikan anggaran tambahan," ujar Sofyan saat ditemui di kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Kamis (4/5).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sofyan menyebut, tambahan anggaran sebelumnya telah diusahakan oleh Kementerian Keuangan untuk masuk dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBNP). Namun ia meminta pencairan dilakukan lebih awal sebelum pembahasan APBNP September mendatang, lantaran adanya kesenjangan waktu antara pemetaan pengaturan pendaftaran sertifikat dengan pembagian sertifikat.
Sebelumnya Presiden Joko Widodo menargetkan menerbitkan hampir 5 juta sertifikat tanah, dalam rangka reformasi agraria. Namun, keinginan kepala negara terhambat anggaran yang terbatas. Kendati demikian, Sofyan meyakinkan tidak seluruhnya program sertifikasi tersebut menggunakan dana APBN.
"Target kami memang 5 juta tapi kan tidak semua harus dari APBN. sudah ada dana CSR, dana APBD dan insentif masyarakat sendiri," pungkasnya.