Dikutip dari Reuters, delegasi OPEC dan beberapa produsen lain memberi sinyal tidak akan mengurangi produksi lebih dalam lagi. Meski begitu, OPEC dan negara lainnya kemungkinan masih tetap melanjutkan perpanjangan pembatasan produksi, di mana hal tersebut akan dibicarakan pada pertemuan 25 Mei mendatang.
Hasilnya, harga West Texas Intermediate (WTI) tercatat melemah 4,81 persen ke angka US$45,52 per barel. Di tengah sesi perdagangan, bahkan harga WTI sempat bertengger di angka US$45,29 per barel.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam beberapa waktu ke depan, harga minyak kemungkinan masih akan tertekan setelah permintaan energi China, yang merupakan konsumen minyak terbesar kedua di dunia, diperkirakan akan menurun. Pasalnya, menurut sebuah survei pasa bulan April lalu, pertumbuhan sektor jasa di negara itu merupakan yang terendah dalam setahun belakangan.