Direktur Utama JNE Muhammad Feriadi mengatakan, kenaikan pengiriman tersebut ditopang oleh banyaknya masyarakat yang mengirimkan pakaian dan makanan ke kampung halaman masing-masing, termasuk juga alat rumahtangga dan barang-barang elektronik.
"Perkembangan pengiriman hingga hari ini masih terjadi peningkatan, perkiraan kondisi ini akan menurun pada H-3 nanti. Jadi, saat ini, kondisinya masih tinggi,” tutur Feriadi kepada CNNIndonesia.com, Selasa (20/6).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia menyatakan bahwa perusahaan tetap melayani pengiriman barang masyarakat di hari lebaran.
"Karena ada penambahan kiriman, maka ada penambahan kurir jadi harus dilakukan," katanya.
Sebelumnya, JNE menargetkan dapat melayani pengiriman 20 juta barang sepanjang ramadan dan lebaran 2017. Jumlah ini naik 40 persen dari rata-rata pengiriman barang per bulan sebanyak 16 juta barang.