Analis Oso Securities Riska Afriani menjelaskan, dengan prediksi itu secara otomatis pertumbuhan ekonomi pada semester II akan jauh lebih baik dari paruh pertama tahun 2017.
"Ada kecenderungan masyarakat menyimpan dananya pada semester I kemarin, jadi uang di semester II akan lebih banyak keluar," terang Riska kepada CNNIndonesia.com, dikutip Senin (10/7).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurutnya, IHSG akan bergerak dalam rentang support 5.808 dan resistance 5.877 sepanjang hari ini. Sementara, untuk sepanjang pekan IHSG diramalkan berada dalam rentang support 5.802 dan resistance 5.920.
"Namun demikian, pelemahan ini juga menawarkan level entry yang cukup menarik meski juga harus diikuti adanya peningkatan volume beli," papar Reza dalam risetnya.
Sebagai informasi, IHSG pada pekan lalu bergerak negatif. Tercatat, sepanjang pekan lalu IHSG turun 0,25 persen ke level 5.814. Namun, laju IHSG sempat menyentuh rekor terbarunya pada Senin (3/7) lalu di level 5.910.
Sementara, tiga indeks utama saham Wall Street kompak menguat pada perdagangan akhir pekan lalu. Dow Jones naik 0,44 persen, S&P500 menanjak 0,64 persen, dan Nasdaq menguat hingga 1,04 persen.