Tak Sesuai Ekspektasi, BI Sebut Ekonomi Kuartal II Lumayan

Safyra Primadhyta, CNN Indonesia | Senin, 07/08/2017 18:18 WIB
Tak Sesuai Ekspektasi, BI Sebut Ekonomi Kuartal II Lumayan Padahal, pertumbuhan ekonomi kuartal II tak sesuai ekspektasi BI, bahkan lebih kecil dibandingkan periode yang sama tahun lalu, yaitu 5,18 persen. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono).
Jakarta, CNN Indonesia -- Bank Indonesia (BI) menilai realisasi pertumbuhan ekonomi kuartal II 2017 cukup baik, meskipun masih dibawah ekspektasi. Badan Pusat Statistik (BPS) melansir, ekonomi tumbuh 5,01 persen pada kuartal kedua ini atau sama persis dengan raihan kuartal I.

Namun demikian, pertumbuhan ekonomi kuartal kedua ini lebih kecil, jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu, yaitu 5,18 persen. Bahkan, proyeksi bank sentral sendiri masih lebih tinggi ketimbang capaian kuartal II.

"Lumayanlah (pertumbuhan ekonomi kuartal II) 5,01 persen. Walaupun tidak terlalu tinggi, tetapi 5,01 persen tidak terlalu rendah juga, terbaik untuk kondisi sekarang," ujar Direktur Eksekutif Kepala Departemen Komunikasi BI Agusman di Gedung Thamrin BI, Senin (7/8).


Menurut Agusman, saat ini, kondisi global masih belum kondusif yang ditandai oleh perkembangan geopolitik beberapa negara dan harga komoditas yang belum pulih sepenuhnya.

Agusman optimistis, laju ekonomi pada paruh kedua tahun ini akan semakin kencang. Hal itu didukung oleh tren perbaikan harga komoditas yang akan berpengaruh positif pada kinerja ekspor.

"Semoga situasi global ke depan akan semakin baik," imbuh dia.

Selain itu, pola konsumsi rumah tangga, belanja pemerintah dan investasi biasanya akan meningkat pada paruh kedua setiap tahunnya.

"Infrastruktur akan gencar dilakukan. Mestinya itu bisa mempercepat terealisasinya proyek infrastruktur dan membuka lapangan kerja," jelasnya.

Lebih lanjut Agusman menyatakan, BI belum merevisi proyeksi pertumbuhan ekonomi tahun ini, yakni di kisaran 5 hingga 5,4 persen.