"Kami mendengar rencana pembangunan bandara baru di Bali dan beberapa perusahaan sudah melakukan komunikasi dan sangat tertarik untuk berinvestasi," kata Konsul Jenderal (Konjen) Republik Rakyat Tiongkok di Bali Hu Yinquan, mengutip ANTARA, Selasa (22/8).
Menurut dia, rencana pembangunan bandara baru itu sangat bagus dan sangat diperlukan untuk menunjang kunjungan wisatawan khususnya wisatawan China ke Bali.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Tahun Depan, Maluku Tambah Tiga Bandara Baru |
Direktur Utama PT Pembangunan Bali Mandiri (Pembari) Rolly Irwananda mengatakan, PT Pembari sangat terbuka bagi semua investor untuk ikut ambil bagian dalam pembangunan bandara di Bali Utara tersebut.
Namun demikian, saat ini, proses rencana pembangunan bandara masih menunggu penetapan lokasi oleh Kementerian Perhubungan yang akan turun dalam waktu dekat.
"Mudah-mudahan dalam waktu dekat penetapan lokasinya keluar, sehingga persyaratan lain segera bisa dilengkapi," ujarnya.
Klian Desa Pakraman Kubutambahan Jro Pasek Ketut Warkadia mengatakan bahwa sembahyang bersama itu bertujuan agar rencana pembangunan bandara baru di Bali Utara segera terealisasi.
"Saat ini, kami bersama warga memohon agar siapapun yang disetujui oleh pemerintah untuk membangun bandara kami setuju dan mendukung pemerintah," pungkasnya.