"Ada dua program. Antara lain, yaitu listrik masuk desa. Pemerintah menugaskan PLN untuk membangun jaringan listrik," ujar Menteri ESDM Ignasius Jonan, mengutip ANTARA, Selasa (22/8).
Ia menuturkan, program listrik perdesaan akan menyasar ke 10.000 desa hingga 2019 mendatang yang selama ini penyediaan listriknya terbatas atau limited services. "Saya akan usahakan sampai 2019 ini minimal ada lampunya walaupun belum bisa pasang TV," katanya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jadi, dipasang tenaga surya yang kecil, paling tidak bisa menerangi empat lampu," katanya.
"Yang penting, (semua wilayah) terang dulu, sambil menunggu jaringan (listrik) masuk" imbuh dia.
Diharapkan, penyediaan listrik ini mampu mendorong masyarakat untuk menciptakan kegiatan-kegiatan produktif ke depannya.
"Listrik ini tidak hanya untuk penerangan. Justru yang lebih penting itu adalah bagaimana listrik itu untuk kegiatan-kegiatan yang produktif," pungkasnya. (bir)