Hal itu, Kepala BKPM Thomas Lembong mengatakan, mengakibatkan bank ekspor impor asal negara tersebut tidak bisa menjaminkan pembiayaan investasinya di Indonesia. Namun, dia enggan menyebut nama negara yang dimaksud.
"Ada satu negara besar Eropa, mereka melarang exim bank untuk menjaminkan pinjaman di negara yang tidak punya perjanjian investasi dengan mereka. Itu memang kesepakatan dari situ, salah satu dari negara G-7," papar Thomas, Senin (4/9).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun nama-nama negara tersebut masih didiskusikan dalam rapat tertutup antara Presiden, Wakil Presiden, Menteri Koordinator bidang Perekonomian, dan Menteri Luar Negeri.
Ditagih Jokowi
Apalagi menurutnya, baru-baru ini Thomas mengaku sudah ditegur Presiden Joko Widodo untuk menyelesaikan beberapa perjianjian investasi internasional.
Tak hanya itu, ia juga mengatakan bahwa Jokowi juga menagih janji Menteri Perdagangan dan Menteri Perindustrian terkait kerjasama ekonomi dengan beberapa negara dalam kerangka Comprehensive Economic Partnership Agreement (CEPA).
"Di dalam sidang kabinet paripurna, Presiden menagih perjanjian perdagangan dan investasi sudah sampai di mana, karena Indonesia ketinggalan jauh sekali dibanding negara tetangga seperti Thailand dan Malaysia," paparnya.
Berdasarkan data BKPM, realisasi Penanaman Modal Asing (PMA) per semester I 2017 tercatat di angka Rp206,9 triliun. Angka ini meningkat 5,83 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya Rp195,5 triliun.
(asa)