Luhut Pastikan Cabut Moratorium Reklamasi Pulau G Besok

Yuliyanna Fauzie | CNN Indonesia
Kamis, 28 Sep 2017 07:44 WIB
Luhut Panjaitan memastikan akan mencabut sanksi administratif reklamasi Pulau G pada Jumat karena tak menemukan pelanggaran sesuai dengan temuan tim teknis. Luhut Panjaitan memastikan akan mencabut sanksi administratif reklamasi Pulau G pada Jumat karena tak menemukan pelanggaran sesuai dengan temuan tim teknis. (CNN Indonesia/Yuliyanna Fauzi)
Bandung, CNN Indonesia -- Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Panjaitan memastikan akan mencabut sanksi administratif reklamasi Pulau G pada Jumat karena tak menemukan pelanggaran sesuai dengan temuan tim teknis.

"Iya (dicabut). Sudah, tidak ada masalah. Tapi kami berharap besok Jumat kami rapat lagi (untuk finalisasi)," ujar Luhut di sela Rapat Koordinasi Pemerintah Pusat dan Daerah Bank Indonesia (Rakorpusda BI) di Bandung, Rabu (27/9).

Luhut mengatakan tak ada pelanggaran termasuk soal pertimbangan pasokan air yang berpotensi membuat temperatur naik dan memengaruhi jaringan listrik Pembangkit Listrik Tenaga Gas dan Uap (PLTGU) Muara Karang.


PLTGU sendiri adalah milik PT Perusahaan Listrik Negara (Persero).


"Semua titik sudah diidentifikasi dan tidak ada yang melanggar," tekannya.

Demikian pula dengan dugaan pelanggaran izin zonasi yang terkait dengan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) telah diselesaikan dan tak ditemukan pelanggaran.

Bahkan, menurutnya, pemerintah akan segera membahas ketentuan hukum atas zonasi tersebut. Namun, lagi-lagi masih perlu difinalisasi pada rapat Jumat besok bersama lembaga terkait.


Tak Tata Ulang

Kepala Badan Perencanaan Daerah (Bapeda) DKI Jakarta Tuty Kusumawati mengatakan, pemerintah tak akan mengubah atau menata ulang desain pulau.

Sebab, reklamasi Pulau G tetap menyesuaikan ketentuan yang ada dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 122 Tahun 2012 tentang Reklamasi di Wilayah Pesisir dan Pulau-pulau Kecil.

Pencabutan moratorium Pulau G sendiri menyusul berakhirnya moratorium untuk Pulau C dan D pada bulan ini. (asa/asa)
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA
TERPOPULER