Dengan pengoperasian unit kedua itu, maka total daya yang dihasilkan PLTP Sarulla di Sumatera Utara tersebut bertambah menjadi sebesar 220 MW.
Sebelumnya, PLTP Sarulla unit pertama dengan kapasitas 110 MW telah beroperasi secara komersial pada Maret 2017.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Anak usaha Inpex Corporation itu memastikan, operasi secara komersial PLTP Sarulla unit ketiga dengan kapasitas sama 110 MW dijadwalkan pada 2018.
Proyek dengan skema pengembang swasta (independent power producer/IPP) tersebut dibangun oleh konsorsium Inpex Geothermal Sarrula Ltd, Itochu Corporation, Kyushu Electric Power Co Inc yang berasal dari Jepang, PT Medco Power dari Indonesia, Ormat Technologies dari Amerika Serikat, dan Sarulla Operation Ltd.
Produksi listrik dijual kepada PT Perusahaan Listrik Negara(Persero) dengan jangka waktu 30 tahun.
Pasokan listrik dari proyek energi terbarukan tersebut diklaim berkontribusi terhadap pengembangan ekonomi di Indonesia.