IMF: Semua Mata di Dunia Akan Melihat Indonesia

Antara, CNN Indonesia | Minggu, 15/10/2017 09:05 WIB
Indonesia akan menjadi tuan rumah dari Pertemuan Tahunan Dana Moneter Internasional (IMF) dan Bank Dunia di Bali pada Oktober 2018. Indonesia akan menjadi tuan rumah dari Pertemuan Tahunan Dana Moneter Internasional (IMF) dan Bank Dunia di Bali pada Oktober 2018. (CNN Indonesia/Safir Makki)
Jakarta, CNN Indonesia -- Dana Moneter Internasional (IMF) mengatakan Indonesia akan menjadi pusat perhatian utama dunia ketika menjadi tuan rumah penyelenggaraan Pertemuan Tahunan IMF dan Bank Dunia (World Bank/WN) di Bali pada Oktober 2018.

"Semua mata di dunia ekonomi akan melihat Indonesia. Ini waktu yang tepat untuk memaparkan kisah sukses," ujar Direktur Pelaksana IMF Christine Lagarde seperti dikutip dari Antara, Sabtu (15/10).

Lagarde menambahkan, Indonesia juga bisa mendapatkan nilai tambah dari penyelenggaraan acara akbar ini karena ajang tahunan tersebut bisa meningkatkan kegiatan bisnis.



"Acara ini akan meningkatkan bisnis karena orang-orang akan tinggal di hotel, makan di restoran dan menghabiskan uang. Akan ada 'return' di acara pertemuan tahunan itu," ujarnya.

Lagarde menambahkan, Indonesia layak menjadi tuan rumah perhelatan akbar ini karena mempunyai indikator ekonomi yang baik serta memiliki pondasi kebijakan yang memadai.

Indikator tersebut terlihat dari bauran kebijakan yang kuat serta mampu memperkuat ketahanan dan pertumbuhan ekonomi maupun reformasi struktural, salah satunya kepada penerimaan pajak.

"Indonesia memiliki fokus dan efisiensi. Kemajuan itu terlihat dari proyeksi pertumbuhan 5,2 persen atau 5,3 persen," ujar salah satu perempuan paling berpengaruh di dunia tersebut.

Sebelumnya, Kementerian Parieisata menyiapkan 60 paket wisata untuk mempromosikan destinasi Bali dan 6 destinasi lainnya, yaitu Lombok, Komodo, Yogyakarta, Tana Toraja, Danau Toba, dan Banyuwangi bagi delegasi IMF-WB.

Promosi 60 paket wisata ini merupakan hasil kerja sama antara Kemenpar dengan industri yang tergabung dalam Association of the Indonesian Tours and Travel Agencies (ASITA) dan Dinas Pariwisata.

Untuk Bali, disediakan total 33 paket wisata, di antaranya 28 Paket Sightseeing Bali berupa paket golf, yoga, spa, snorkeling dan diving, semuanya paket 1 hari yang membutuhkan waktu antara 8 sampai 10 jam.


Terdapat juga dua paket Bali Cruises dan tiga paket berupa Napak Tilas Presiden Obama selama di Bali. Untuk Lombok, ditawarkan lima paket Gili Island menginap 2, 3, dan 4 hari. Komodo dengan 7 paket overland Komodo dan Flores.

Sementara, untuk Yogyakarta terdapat lima paket beserta Borobudur dan Prambanan. Selain itu juga disediakan empat paket tur Tana Toraja overland tour 3,4 hari.

Kemudian ada lima paket menikmati eksotika Danau Toba dengan sekali terbang menuju Bandara Silangit atau Kualanamu. Lalu juga satu paket ke Banyuwangi via Gilimanuk.