"Yang sangat kami kejar adalah salah satunya Hyundai, yang tadi datang dari Hyundai Motor Group itu Presidennya Chung Jin-haeng," kata ketua Apindo bidang Hubungan Internasional dan Investasi Shinta Widjaja, Kamis (9/11).
Namun, permintaan beberapa pengusaha di Indonesia ini masih akan dipelajari oleh pemimpin dari Hyundai Motor Group tersebut. Manajemen Hyundai di kantor pusatnya mengaku belum bisa memberikan kepastian.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Secara terpisah, Wakil Presiden Komisaris PT Hyundai Mobil Indonesia (HMI) Jongkie D Sugiarto mengatakan, pihaknya akan menindaklanjuti Hyundai untuk bisa produksi langsung di Indonesia.
Lihat juga:Geliat Bisnis Korea Selatan di Indonesia |
"Nyatanya bagus, Thailand happy (senang). Dari Indonesia kami produksi, sampai di Thailand bea-nya nol," ucapnya.
Bahkan, hal ini membuat Thailand lebih untung dibandingkan membeli dari Korea Selatan. Jika Thailand impor dari Korea Selatan, maka akan dikenakan bea masuk 40 persen.
Ia menambahkan, dalam satu bulan HMI bisa mengekspor 500 unit mobil. Sementara, perusahaan mengekspor 5.000 unit dalam satu tahun. (bir)