Riteler yang sempat merugi itu menyebut gerai barunya dengan brand Ramayana Prime. Melalui Ramayana Prime, perseroan tidak lagi sekadar melego pakaian, tetapi juga menawarkan diri sebagai pusat hiburan dengan menyediakan tempat bermain, dan bioskop.
Sebagai langkah baru, perseroan membuka Ramayana Prime di Cityplaza Jatinegara. Pemilihan lokasi tidak terlepas dari keinginan perseroan untuk meningkatkan ekonomi, terutama di wilayah Jakarta Timur, di tengah lesunya perekonomian di paruh kedua ini.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut dia, pembukaan gerai Ramayana Prime sesuai dengan rencana manajemen sejak awal tahun. Pembukaan gerai juga sebagai respons perseroan untuk kembali meningkatkan pertumbuhan penjualan, meskipun terjadi pergeseran gaya belanja masyarakat ke online.
“Memang, zaman sekarang kita beli barang elektronik secara online, tapi karena itu harganya tinggi, orang perlu toko fisik sebagai perbandingan. Karena itu, Ramayana kerja sama bareng Lazada experience store,” katanya.
Ini adalah toko keempat yang dibuka Ramayana di tahun ini, setelah Harapan Indah, Pondok Aren, dan Cikupa. Adapun, biaya investasi ekspansi toko baru ini mengambil anggaran capital expenditure yang sebesar Rp300 miliar. Tak dijelaskan secara rinci investasi untuk pembangunan Ramayana Prime pertama ini.
Selain mall, bangunannya juga terintegrasi dengan 7 Days Premium Hotel, arena bermain Zone 2000 San Cinema 21. (bir)