Permintaan Deras, Kupon Komodo Bond Jasa Marga Susut

Lavinda, CNN Indonesia | Senin, 04/12/2017 09:24 WIB
Permintaan Deras, Kupon Komodo Bond Jasa Marga Susut Obligasi global atau dikenal dengan Komodo Bond yang diterbitkan PT Jasa Marga (Persero) Tbk mengalami kelebihan permintaan Rp15 triliun atau tiga kali lipat. (CNN Indonesia/Safir Makki).
Jakarta, CNN Indonesia -- Obligasi global atau dikenal dengan Komodo Bond yang diterbitkan PT Jasa Marga (Persero) Tbk mengalami kelebihan permintaan mencapai Rp15 triliun atau lebih dari tiga kali lipat nilai penawaran awal sebesar Rp4 triliun.

Direktur Utama Jasa Marga Desi Arryani mengatakan pemesanan yang besar dari pasar global itu memungkinkan perseroan menurunkan tingkat bunga dari indikasi awal 7,875 persen menjadi hanya 7,50 hanya sehingga beban bunga yang harus dibayar jadi lebih efisien.

Berdasarkan rinciannya, obligasi dialokasikan ke Amerika Serikat sebesar 26 persen, 19 persen ke Eropa, dan 55 persen ke Asia. Menurut tipe investor, sebanyak 84 persen dialokasikan kepada asset management, sedangkan sisanya 16 persen kepada ke bank/institusi publik/bank swasta.



"Obligasi akan dicatatkan pada 11 Desember 2017 di London Stock Exchange (ISM) dan SGX," ungkapnya dalam keterangan tertulis, Senin (4/11).

Sebagai informasi, pada 30 November 2017, Jasa Marga menyepakati penerbitan obligasi Global berdenominasi rupiah pertama dengan nilai Rp4 triliun. Obligasi tersebut adalah surat utang dengan kupon tetap tanpa jaminan berjangka waktu 3 tahun.

Obligasi tersebut mendapatkan peringkat dari dua lembaga rating internasional, yakni Baa3 oleh Moody's dan BB+ oleh Standard and Poors.
Obligasi pada akhirnya menawarkan kupon 7,50 persen dengan jatuh tempo pada tanggal 11 Desember 2020.


Jasa Marga telah melakukan roadshow ke beberapa Negara yaitu Hong Kong, Singapura, London, New York dan Boston sebelum mengumumkan penerbitan Komodo Bond. Jasa Marga memperoleh minat dari investor menjelang pengumuman transaksi, hal ini diklaim karena kondisi kredit perseroan yang mumpuni dengan pendapatan stabil.

Bertindak sebagai Joint Global Coordinators untuk melakukan transaksi antara lain HSBC dan Mandiri Securities. Sementara itu, Deutsche Bank, HSBC, Mandiri Sekuritas dan Standard Chartered Bank bertindak sebagai Joint Lead Managers and Joint Bookrunners.

Penerbitan Komodo Bond disebut-sebut memungkinkan Jasa Marga untuk lebih mendiversifikasi sumber pendanaannya, setelah sebelumnya masuk ke pasar dalam negeri melalui penerbitan sekuritisasi dan penerbitan project bond awal tahun ini.

(lav/lav)