Lantik 22 Pejabat Baru, Jonan Mau Data ESDM Lebih Transparan

Safyra Primadhyta, CNN Indonesia | Minggu, 10/12/2017 05:46 WIB
Lantik 22 Pejabat Baru, Jonan Mau Data ESDM Lebih Transparan Jonan Ignasius bahkan menyampaikan keinginannya untuk memperbaiki sistem teknologi informasi (TI) di Kementerian ESDM dalam tempo tiga bulan. (CNN Indonesia/Safyra Primadhyta).
Jakarta, CNN Indonesia -- Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan melantik 22 pejabat struktural baru di lingkungan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Jumat (9/12) malam.

Pejabat yang dilantik terdiri dari tiga orang Pejabat Pimpinan Tinggi Madya (Eselon I), sembilan orang Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (Eselon 2), dua orang Pejabat Administrator (Eselon III), dan tujuh orang Pejabat Pengawas (Eselon IV).

Untuk pejabat eselon I, Jonan melantik Ego Syahrial sebagai Sekretaris Jenderal Kementerian ESDM. Sebelumnya, Ego menjabat sebagai Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Migas).


Selain Ego, Jonan juga melantik Rudy Suhendar sebagai Kepala Badan Geologi. Rudi sebelumnya menjabat sebagai Sekretaris Inspektorat Jenderal Kementerian ESDM.

Terakhir, Jonan juga melantik Dadan Kusdiana sebagai Staf Ahli Bidang Ekonomi Sumber Daya Alam yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Biro Komunikasi Layanan Informasi Publik dan Kerja Sama.

Dalam sambutannya, Jonan menyampaikan keinginannya untuk memperbaiki sistem teknologi informasi (TI) di Kementerian ESDM dalam tempo tiga bulan. Hal ini dilakukan agar sistem data instansi lebih mutakhir, lengkap, terkini, dan bisa diakses oleh publik.

"Tidak ada data rahasia. Kadang-kadang kalau kita merahasiakan (data), sebenarnya kita punya maksud tertentu yang tidak sesuai dengan sumpah yang diucapkan," ujar Jonan di kantornya, Jumat (9/12).

Selain itu, Jonan juga meminta kantor Pusat Penelitian dan Pengembangan [Puslitbang] Geologi Kelautan yang saat ini berada di Bandung, Jawa Barat, dipindah ke Cirebon, Jawa Barat. Pasalnya, Bandung tidak memiliki laut.

"Tahun depan, (Puslitbang Geologi Kelautan) harus dipindahkan ke Cirebon, sesegera mungkin dipindahkan ke Cirebon," tegasnya.

Lebih lanjut Jonan juga meminta seluruh jajarannya untuk lebih cepat dalam bekerja terutama dalam hal pelaksanaan lelang.

Terlebih, pejabat Kementerian ESDM telah mengantongi ijazah pendidikan tinggi dari berbagai universitas di dalam negeri maupun di luar negeri. (bir)