Pelindo II Dorong Anak Usaha IPO Demi Dana Segar Rp2 Triliun

Dinda Audriene Muthmainah, CNN Indonesia | Jumat, 22/12/2017 17:22 WIB
Pelindo II Dorong Anak Usaha IPO Demi Dana Segar Rp2 Triliun PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) atau Pelindo II akan kembali mendorong dua anak usahanya untuk melakukan penawaran umum saham perdana. (Resty Armenia).
Jakarta, CNN Indonesia -- PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) atau Pelindo II akan kembali mendorong dua anak usahanya untuk melakukan penawaran umum saham perdana (Initial Public Offering/IPO) pada tahun 2018. Kedua aksi korporasi itu diharapkan mampu mendatangkan dana segar mencapai total Rp2 triliun.

Direktur Utama Pelindo II Elvyn G. Masasya menyebutkan, kedua anak usaha yang diharapkan melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) yakni, PT Indonesia Kendaraan Terminal (Persero) dan PT Pelabuhan Tanjung Priok (Persero).

"Kami rencanakan semester I 2018 itu terminal untuk kendaraan, karena pasarnya bagus dan tumbuh terus selama beberapa tahun terakhir," ujar Elvyn, Jumat (22/12).

Sementara itu, Pelabuhan Tanjung Priok bakal mencatatkan sahamnya pada semester II 2018. Menurut Elvyn, perusahaan itu termasuk unik dan layak untuk menjadi perusahaan publik.


Elvyn mengharapkan proses IPO dari dua anak usahanya dapat mendatangkan dana segar sebesar Rp2 triliun, di mana masing-masing anak usaha mampu meraup maksimal Rp1 triliun.

"Target dana Rp600 miliar sampai Rp1 triliun (masing-masing anak usaha)," jelas Elvyn.

Rencananya, raihan dana ini akan digunakan untuk ekspansi berupa pengembangan usaha dan membeli peralatan baru. Elvyn menambambahkan, pihaknya memang sedang mendorong anak usahanya untuk mandiri dari sisi keuangan.

"Jadi dengan menjadi perusahaan publik, mereka mendapatkan dana segar yang akan digunakan untuk kembangkan usaha masing-masing," papar Elvyn.

Bila rencana ini terealisasi, maka Pelindo II akan memiliki tiga anak usaha yang menjadi perusahaan publik. Seperti diketahui, anak usahanya bernama PT Jasa Armada Indonesia Tbk (IPCM) baru saja mencatatkan sahamnya di BEI hari ini, Jumat (22/12), dengan melepas 1,21 miliar lembar saham pada harga Rp380 per saham.
(lav/bir)